7 Gejala Awal Hamil yang Aneh
:strip_icc():format(webp)/hb-article/kOWJXW-fdX35MJH7LAiDO/original/0hamil-cepat-cara-sehat-alami-makan-minum-gizi-vitamin-susu.jpg)
dr. Dewi Ema Anindia
Bila Mama sedang dalam masa awal kehamilan maka hormon-hormon di dalam tubuh Mama dapat berubah yang membuat munculnya banyak gejala-gejala kehamilan diluar normal.
Ada beberapa wanita pada masa kehamilan yang mengalami perubahan sangat drastis dan ada yang tidak mengalami perubahan.
Nah, bila Mama mengalami satu atau beberapa gejala kehamilan yang serupa dibawah ini, itu sangatlah wajar dan janganlah takut. Sebab, banyak wanita lain yang mengalaminya, gejala seperti apa yang paling aneh dalam kehamilan?
Inilah 7 gejala kehamilan yang dimaksud:
Gejala Awal Hamil yang Aneh
1. Kaki dapat “tumbuh” hingga 10 mm, yang disebabkan oleh peregangan dari ligament (otot) dan akhirnya kaki akan kehilangan arah dan yang paling aneh pada gejala kehamilan ini adalah gejala ini dapat bertahan seperti itu hingga bayi lahir.
2. Volume dari sel-sel di otak dapat berkurang 4% akibat terjadi perubahan hormon. Namun, kembali seperti semula beberapa bulan setelah kelahiran bayi. Yang membuat Mama terkadang terkesan menjadi pelupa dan berpikir sedikit lebih lama dibandingkan sewajarnya.
3. Rambut akan berhenti rontok (akibat hormon), yang membuat kesan rambut tebal dan kembali, seperti semula pada masa setelah kelahiran bayi. Mama juga bisa memperhatikan bahwa terjadi pertumbuhan rambut yang semakin banyak di pipi, jidat, di atas mulut serta di kaki.
4. Kecerobohan seperti tersandung merupakan hal yang wajar pada awal kehamilan yang disebabkan oleh retensi (tertahannya) air dalam tubuh serta persendian yang lebih “longgar”.
5. Penciuman menjadi lebih sensitif yang disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon estrogen. Banyak penelitian yang menghubungkan semakin sensitifnya penciuman dengan morning sickness (mual-mual di pagi hari).
6. Mama dapat merasakan rasa besi di lidah Mama, terutama pada trimester pertama kehamilan dimana kadar estrogen paling tinggi.
7. Flatulensi atau kentut sangat sering terjadi, yang disebabkan oleh relaksasi hormon progesteron dan relaxing yang terjadi pada semua otot juga pada otot-otot saluran pencernaan.





:strip_icc():format(webp)/article-hb/dt59hhOGmQyRTHxiOC841/original/al0q4wqaevtoubrm6h8l63h9u88k4npd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/article-hb/3Yw9zXIleyXgz4WRT2akl/original/2xexekq3us2ilhs7it90hnzhul9992px.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/FbPavJAl78cPS3Mmq0H_3/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
