Artikel/Kehamilan/Dampak Kerja Berlebihan Pada Ibu Hamil

Dampak Kerja Berlebihan Pada Ibu Hamil

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 03 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Dampak Kerja Berlebihan Pada Ibu Hamil
dampak-kerja-berlebihan-pada-ibu-hamil

Sebuah temuan penelitian yang diterbitkan di Occupational & Environmental Medicine memaparkan terdapat hubungan antara Mama yang bekerja lebih lama melakukan posisi tubuh yang melelahkan kaki (berdiri, berjalan jauh, dan sebagainya) dengan kondisi potensi melahirkan bayi dengan ukuran lebih kecil.

Ternyata Mama yang bekerja lebih dari 40 jam dalam seminggu dengan memforsir aktivitas kaki, seperti teller bank, mengajar, dan sebagainya memiliki potensi melahirkan bayi dengan ukuran lingkar kepala rata-rata 1cm lebih kecil dari ukuran rata-rata normal.

Partisipan penelitian yang diteliti adalah para Mama yang tengah bekerja dengan rentang kisaran 25 hingga 40 jam kerja dalam seminggu. Ditemukan Mama yang bekerja lebih dari 40 jam kerja dalam seminggu memiliki ukuran bayi yang lebih kecil dibandingkan Mama yang bekerja kurang dari 25 jam kerja dalam sepekan.

Perbedaan berat dan ukuran kepala Si Keccil ditemukan secara signifikan pada usia kehamilan memasuki trimester ketiga dan seterusnya. Namun demikian, penelitian ini belum dapat menunjukkan apakah perbedaan ukuran bayi yang ada memengaruhi dalam waktu jangka panjang atau tidak.

Penelitian yang dilakukan oleh tim yang dipimpin dr. Claudia A. Snijder dari Erasmus Medical Center di Rotterdam, Belanda ini menghimbau Mama yang bekerja akan memasuki masa trimester ketiga harus mulai memperhatikan beberapa aspek berikut ini dalam lingkungan kerjanya, antara lain:

  • Shift Kerja & Kerja Lembur
    Perhatikan jam kerja, untuk lebih disesuaikan dengan stamina dan kemampuan fisik. Usahakan semampu mungkin untuk menghindari terjadinya kelelahan.
  • Posisi Berdiri
    Hindari posisi berdiri yang terlalu lama. Dari hasil penelitian yang ditemukan 40% dari ibu hamil yang diteliti harus melakukan aktivitas yang melelahkan kaki selama bekerja. 45,5% bahkan harus berjalan kaki jauh.

Saran untuk para Mama yang tengah memasuki usia kehamilan trimester ke3 dan masih bekerja untuk mengubah pola dan gaya kerja yang lebih sesuai dan menyehatkan demi kepentingan Mama dan Si Kecil.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
1
1
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
D

Kareem gan

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image