3 Mitos tentang Toksoplasma
:strip_icc():format(webp)/hb-article/yjcAruYs7c5yEEKHntDaN/original/894047445cc02088f125a2.92489761.jpg)
dr. Jessica Florencia
Penyakit infeksi Toksoplasma pasti sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang dan harus diwaspadai oleh Mama yang sedang merencanakan kehamilan. Namun, ada beragam pemahaman yang dimiliki oleh masyarakat umum yang masih berbeda-beda dan seringkali tidak sesuai dengan informasi kesehatan yang benar. Mari kita lihat mitos yang beredar dan fakta yang sesungguhnya.
1. Toksoplasma hanya disebabkan oleh bulu kucing
Masyarakat percaya bahwa yang menyebabkan seseorang terinfeksi Toksoplasma adalah karena kontak dengan bulu kucing. Kepercayaan ini tidak sepenuhnya salah. Namun, tetap harus diluruskan. Infeksi toksoplasma dari kucing terutama disebabkan karena adanya kista Toksoplasma pada tinja kucing. Jika tinja tersebut mencemari bulu kucing, tempat buang air besar kucing, tempat bermain pasir milik kucing, dan lingkungan di sekitarnya maka infeksi Toksoplasma dapat berpindah ke manusia lewat media-media tersebut. Jadi infeksi Toksoplasma tidak hanya ditularkan oleh bulu kucing.
Selain itu, bukan hanya hewan kucing yang dapat menyebabkan infeksi Toksoplasma. Hewan lain seperti unggas, burung peliharaan, sapi, bahkan hingga kerang, dapat terinfeksi oleh Toksoplasma dan jika termakan oleh manusia maka dapat menyebabkan infeksi Toksoplasma pada manusia. Selain itu, buah dan sayuran yang tercemar oleh Toksoplasma baik dari tanah maupun airnya juga dapat menyebabkan infeksi Toksoplasma pada manusia jika dikonsumsi tanpa dicuci dengan baik dan benar.
Untuk itu, Mama yang sedang dalam program hamil tidak disarankan untuk makan makanan (daging maupun sayur) yang mentah.
2. Toksoplasma ditularkan dari orang ke orang
Toksoplasma dapat ditularkan dari orang ke orang lainnya. Hal ini tidak sepenuhnya salah. Toksoplasma dapat ditularkan dari orang ke orang melalui proses transplantasi organ. Organ seperti hati yang mengandung Toksoplasma, jika didonorkan kepada orang lain maka dapat menyebabkan penerimanya akan terinfeksi Toksoplasma. Untuk itu, prosedur rutin pemeriksaan terhadap pendonor organ adalah memeriksa apakah pendonor memiliki infeksi Toksoplasma. Yang perlu diingat adalah bahwa infeksi Toksoplasma yang ditularkan dari orang ke orang lainnya ini sangat jarang terjadi.
3. Toksoplasma hanya menyerang wanita
Hal ini tentu saja tidak benar. Infeksi Toksoplasma juga dapat mengenai pria. Memang yang menjadi kekhawatiran terutama adalah jika infeksi Toksoplasma ini mengenai wanita, terutama wanita hamil. Infeksi pada awal kehamilan (trimester pertama) dapat menyebabkan kecacatan yang berat pada Si Kecil, yang dapat mengenai otak dan mata. Infeksi Toksoplasma juga masih tetap dapat menginfeksi wanita hamil pada kehamilan trimester kedua dan trimester ketiga.
Selain itu ada juga satu fakta penting yang membuat semua pencinta kucing untuk selalu rajin membersihkan tempat buang air besar untuk kucing setiap hari. Pada tinja kucing, yang terkandung di dalamnya adalah kista Toksoplasma yang belum dapat menginfeksi manusia. Dibutuhkan 1 hingga 5 hari untuk kista tersebut mengalami proses agar dapat menjadi infektif dan menginfeksi manusia. Untuk itulah, jika pencinta kucing rajin membersihkan tempat buang air besar kucing, maka risiko untuk penularan Toksoplasma dari kucing semakin rendah. Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan setiap kali membersihkan tempat buang air besar atau tempat bermain pasir milik kucing. Mama yang sedang hamil disarankan untuk tidak melakukan pembersihan benda-benda yang dipakai untuk kucing. (JF)





:strip_icc():format(webp)/article-hb/2zlv5Bml8n64GhNBH6M1M/original/ovgxjg6q2ogqq37gt3cqg12sn5ytx306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/GaIkjmhL2EswPFNpGf3PM/original/4xb87pg886hz0zdms6y5q0qhk0xovvrb.png)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/luaSBxkNDwNQTDGVLcwZo/original/10658065545cc016c1f2d931.86995857.jpg)
