Kapan Bayi Sudah Bisa Senyum dan Mengoceh?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/jSXVxB3vS4SUGhSjN_o7i/original/367kapan-bayi-dapat-senyum-dan-mengoceh-by-yuganov-konstantin-shutterstock.jpg)
dr. Venny Beauty
Setiap orang tua pastinya tak sabar menanti perkembangan Si Kecil. Saat pertama kali melihat senyum Si Kecil dan mendengar ocehannya, rasanya semua rasa lelah saat mengasuh Si Kecil, langsung sirna seketika. Senyuman dan ocehan Si Kecil bukan hanya dapat memberikan kebahagiaan bagi orang di sekitarnya, namun juga merupakan tanda bahwa kemampuan sosial Si Kecil berkembang.
Terkadang Si Kecil dapat tersenyum pada minggu-minggu pertama setelah lahir. Namun senyuman ini bukanlah respons terhadap orang di sekitarnya, melainkan senyuman refleks. Baru saat berusia 6-8 minggu, Si Kecil akan bisa tersenyum sebagai respons terhadap senyum orang lain, atau yang disebut senyum sosial. Si Kecil berespons bukan hanya terhadap senyuman, namun juga terhadap pengalaman yang menyenangkan seperti pelukan, wajah atau suara orang lain. Senyum juga dapat meningkatkan ikatan antara Si Kecil dan orang tua, karena merupakan salah satu bentuk komunikasi Si Kecil dan orang tuanya.
Setelah bayi bisa tersenyum sosial, saat berusia 3-6 bulan Si Kecil akan mulai mengoceh dengan menggunakan suku kata tunggal seperti bababa, mamama, dadada. Walaupun sudah mulai mengoceh pada usia ini, Si Kecil belumlah dapat membentuk kata-kata yang sebenarnya dan ocehannya tidak memiliki arti yang spesifik.
Tahukah Ma, Si Kecil senang mendengarkan suara lho, jadi ajaklah Si Kecil berbicara jika sedang bersama, dan berikan respons yang antusias terhadap suara dan senyum Si Kecil. Untuk membantu kemampuan komunikasi Si Kecil, seringlah tersenyum pada Si Kecil, peluk dan ajaklah bermain, sering berbicara pada Si Kecil ketika sedang bersama, misalnya menjelaskan apa yang sedang dilakukan, menyanyikan lagu, dan membaca untuk Si Kecil. Penelitan juga menunjukkan bahwa Si Kecil yang mendapatkan perhatian dari orang tuanya akan berkembang lebih cepat dan lebih mudah bersosialisasi nantinya.
Perkembangan tiap bayi tidak selalu sama persis dengan bayi lainnya. Namun jika Si Kecil Mama terlambat tersenyum atau mengoceh, misalnya belum tersenyum sosial hingga usia 3 bulan, atau belum mengoceh hingga berusia 6 bulan, jangan ragu untuk konsultasi dengan Dokter anak lebih lanjut ya, Ma. (VB)





:strip_icc():format(webp)/hb-article/YzyKk1nCNyZVPh-u-gXGd/original/ll3nhmrrnsjniwk1ew7m4m7aaytsvdkb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/Q6uZcGMhtYqvOPUnckzvc/original/351mengapa-bayi-butuh-tidur-by-teerawit-chankowet-shutterstock.jpg)

