Artikel/Pasca Kehamilan/Mengapa Bayi Butuh Tidur

Mengapa Bayi Butuh Tidur

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 29 Maret 2021
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Mengapa Bayi Butuh Tidur
mengapa-bayi-butuh-tidur

dr. Indria Sari

Tidur adalah suatu aktivitas dimana terjadi perubahan bermakna pada aktivitas otak. Pada saat tidur terjadi penurunan aktivitas sensori dan respon terhadap stimulus (rangsang) dari luar. Bayi baru lahir menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, yaitu sekitar 15-17 jam sehari. Waktu tidur ini hanya diselingi oleh kegiatan menyusu, berganti popok, dan sedikit bermain. Oleh karena bayi masih menyesuaikan ritme sirkadiannya (siklus bangun dan tidur), seringkali bayi terbangun di malam hari dan tidur di siang hari. Hal ini kerapkali menjadi keluhan orang tua, namun pola tidur Si Kecil akan membaik seiring dengan berkembangnya kemampuannya untuk mengenali gelap dan terang, biasanya dimulai pada usia 1.5-3 bulan.

Seiring pertambahan usia, waktu tidur ini akan semakin berkurang namun tetap menjadi porsi besar dalam kegiatan sehari-hari Si Kecil. Tapi tahukah Mama, meskipun sebagian besar waktunya habis untuk tidur, aktivitas tidur pada Si Kecil adalah suatu proses yang sangat dinamis yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.

Pada saat tidur terjadi dua fase yang terjadi secara bergantian: fase Non-Rapid Eye Movement (NREM) atau tidur ‘diam’ dan fase Rapid Eye Movement (REM) atau tidur ‘aktif’. Pada fase NREM terjadi peningkatan aliran darah ke otot, pemulihan energi, pertumbuhan dan perbaikan jaringan, serta pelepasan hormon-hormon yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Sedangkan fase REM otak menjadi aktif dan terjadi mimpi, tubuh menjadi tidak dapat digerakkan, serta nafas dan detak jantung tidak teratur. Pada bayi baru lahir, kedua fase ini terjadi selama 50 menit dengan lama masing-masing fase yang kurang lebih sama. Seiring dengan pertambahan usia, fase REM akan semakin memendek dan lamanya satu siklus tidur akan semakin panjang sehingga Si Kecil akan dapat tidur nyenyak lebih lama.

Berbagai penelitian juga telah menemukan hubungan antara tidur dengan kemampuan memori, bahasa, kognitif, dan fungsi eksekutif (pengambilan keputusan) pada bayi dan anak-anak. Bayi yang memiliki tidur yang cukup dikatakan memiliki kemampuan mengingat, pemahaman bahasa, serta memiliki kemampuan belajar dan perilaku yang lebih baik. Lebih jauh lagi, tidur juga dikatakan berhubungan dengan pertumbuhan fisik. Maka dari itu, tidur merupakan hal penting yang harus dipenuhi kebutuhannya pada Si Kecil. Untuk itu, Mama dan Papa perlu memahami karakteristik dan kebutuhan tidur Si Kecil sesuai tahap perkembangannya agar dapat membantu Si Kecil dalam membentuk kebiasaan tidur yang baik. (IS)

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
3
2
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
B

insightful sekali!

  • 2
M

Test

  • 0

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image